Project publik dari Tim Tim SGH

Sistem Monitoring Smart GreenHouse

Kategori: Mikrokontroler

Ringkasan

Sistem monitoring Smart GreenHouse adalah teknologi didalam dunia pertanian modern yang memanfaatkan sensor suhu,kelembapan dan cahaya untuk memantau dan mengendalikan lingkungan tanaman secara otomatis.Dengan melalui mikrokontroler arduino uno/esp32.Pada sistem ini mencakup irigasi otomatis,pengaturan suhu didalam lingkungan tanaman dan pengaturan intensitas cahaya yang dibutuhkan tanaman. 

Latar Belakang

Pertanian merupakan sektor penting dalam memenuhi kebutuhan pangan manusia. Namu produktivitas pertanian sering kali sipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti suhu, kelembapan udara, kelembapan tanah, serta intensitas cahaya. Perubahan cuaca yang tidak menentu dan kurang nya pemantauan kondisi tanaman secara real time menjadi kendala utama dalam menghasilkan tanaman yang optimal


Dengan adanya perkembangan teknologi, terutama IoT, sekarang kita bisa membuat sistem yang bisa memantau kondisi greenhouse secara otomatis. Dengan menggunakan sensor untuk mengukur suhu, kelembapan, dan kondisi tanah, serta alat seperti kipas atau pompa air, kondisi tanaman bisa dijaga secara lebih efektif tanpa harus selalu diawasi secara langsung.


Oleh karena itu, diperlukan sebuah Sistem Monitoring Smart Greenhouse yang mampu memantau dan mengontrol kondisi lingkungan secara otomatis dan efisien. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tanaman, serta memberikan kemudahan dalam pengelolaan greenhouse berbasis teknologi modern.

Tujuan

Tujuan pembuatan dari Project Smart Green House : 

1. Mengontrol Lingkungan Tanaman

Project ini sangat bergantung pada kondisi cuaca untuk menjaga hasil panen tetap bagus , seperti suhu bisa dijaga dengan stabil , kelembapan nya bisa di atur , serta penambahan cahaya lampu tergantung pada kondisi kecerahan sekitar .


2.Meningkatkan Kualitas dan Hasil Panen 

Project ini juga bertujuan memperkecil resiko panen yang gagal , meningkatkan jumlah panen serta , kekonsistenan dan kualitas panen yang lebih bagus . 


3. Menciptakan Kondisi yang Ideal 

Project ini itu seperti ruangan khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan tanamana , jadi kita bisa meniru kondisi yang terbaik untuk tanaman itu , seperti mengaktifkan penyemprotan air jika kondisi tanah nya kering , dan menyalakan kipas jika sensor mendeteksi lingkungan yang terlalu panas . 


4. Efisiensi Penggunaan Sumber Daya 

penggunaan sumber daya nya menjadi lebih irit saat kita melihat kondisi tanah terlihat kering , padahal kelembapan nya masih mencukup , kita mungkin akan menyiram nya lagi agar tanaman tetap terjaga , dengan project ini kita bisa menghemat waktu , tenaga , dan air . 


5. Mendukung Penelitian dan Eksperimen 

menggunakan project smart green house ini membuat kita mudah mendapatkan data saat meneliti tanaman, karena kita dapat mengontrol kebutuhan tanaman nya sesuai tanaman tersebut , seperti tanaman kaktus dan cabai , kebutuhan air tentu berbeda, begitu juga pencahayaan dan suhu lingkungan nya .

Manfaat

Manfaat dari Sistem Monitoring Smart GreenHouse 

1.  tanaman tumbuh lebih baik

     Karena suhu,kelembapan,dan cahaya dijaga stabil. Jadi pertumbuhannya lebih cepat dan lebih sehat


2. Hemat Air

     Penyiraman bisa diatur otomatis sesuai kebutuhan, jadi air tidak terbuang 


3. Hasil Panen Lebih Bagus

     Tanaman tumbuh di kondisi yang ideal, sehingga hasilnya lebih berkualitas dan mengurangi hasil gagal panen


4. Pekerjaan Lebih Mudah

     Karena ini pakai sistem otomatis seperti penyiraman dan pengatur suhu. jadi tidak perlu sering dicek secara manual

Alat dan Bahan

Alat dan Bahan:

1.Arduino uno.(sebagai otak dari sistem)

2.Sensor cahaya LDR.(mendeteksi intensitas cahaya)

3.Sensor kelembapan tanah.(mengukur kadar air tanah)

4.Sensor DHT11.(mengukur suhu dan kelembapan)

5.Kipas mini plus dinamo 3-6 volt.(untuk sirkulasi udara atau pendinginan)

6.Pompa air celup 3-6 volt.(untuk mengalirkan air)

7.Relay modul 2 chanel 5 volt.(saklar elektronik)

8.Kabel jumper female-female 20cm.(menghubungkan komponen yang memiliki pin male)

9.Kabel jumper male-female 20cm.(menghubungkan pin arduino ke komponen lain)

10.Kabel jumper male-male 20cm.(menghubungkan antar lubang breadboard)

11.BreadBoard.(tempat merangkai rangkaian)

12.Obeng.(untuk membuka dan mengencangkan sekrup komponen)

13.Kabel data USB ardunino Uno.(untuk menghubungkan arduino kekomponen)

14.Tang.(untuk memotong atau menjepit kabel)

Metodologi

1. Identifikasi Kebutuhan

Tahap  ini dilakukan dengan cara menganalisis kebutuhan-kebutuhan sistem Smarth GreenHouse, yaitu:


Sistem mampu untuk menyiram tanaman dengan cara otomatis

Mendeteksi kondisi lingkungan yaitu (tanah, suhu, cahaya)

Memberikan respon respon tertentu berupa aksi aktuator

Mudah untuk digunakan user serta hemat biaya


2. Perancangan Sistem

Tahap ini dilakukan dengan desain sistem secara keseluruhan yang meliputi:


Perancangan hardware

Arduino Uno sebagai pusat kontrol

Sensor:

Kelembaban tanah

Kelembaban udara

Cahaya

Aktuator:

Pompa air

Kipas


3. Perakitan Alat (Implementasi Hardware)

Menghubungkan sensor ke pin Arduino

Menghubungkan relay ke pompa air

Menyusun rangkaian sesuai skema yang telah dirancang

Memastikan semua komponen bekerja dengan baik dan semestinya tanpa terjadinya error


4. Pemrograman Sistem

Tahap ini menggunakan software seperti Arduino IDE untuk:


Membaca data dari ketiga sensor 

Mengolah data menggunakan logika 

Mengontrol aktuator secara otomatis


5. Pengujian Sistem (Testing)

Pengujian ini dilakukan untuk memastikan sistem telah berjalan dengan baik:


Uji sensor tanah: apakah akurat mendeteksi kering/basah

Uji pompa air:  apakah aktif saat tanah kering

Uji suhu: apakah kipas aktif saat panas

Uji keseluruhan sistem


6. Evaluasi dan Perbaikan

Menganalisis setiap kekurangan pada sistem

Memperbaiki setiap error yang ada pada program

Mengoptimalkan kinerja setiap alat


7. Implementasi dan Produksi

Membuat casing alat agar terlihat rapi dan aman

Menyusun produk siap jual atau untuk pemakaian pribadi

Menentukan harga jual berdasarkan biaya produksi


8. Dokumentasi

Menyusun laporan proyek

Menyertakan:

Foto alat

Video

Coding program

Hasil pengujian

Desain Sistem

DRIVE : https://drive.google.com/drive/folders/1HdjhrvbE_0MkAySBamRg17FjClVVJdDr?usp=sharing

WOKWI : https://wokwi.com/projects/461975361135851521

Skenario Pengujian

Belum tersedia.

Hasil Pengujian

Belum tersedia.

Kesimpulan

Belum tersedia.

Source Code / Pseudocode

#include <DHT.h>

#define DHTPIN 2
#define DHTTYPE DHT22

#define soilPin A0
#define ldrPin A1

#define pump 7
#define fan 8
#define lamp 9

DHT dht(DHTPIN, DHTTYPE);

void setup() {
  pinMode(pump, OUTPUT);
  pinMode(fan, OUTPUT);
  pinMode(lamp, OUTPUT);

  Serial.begin(9600);
  dht.begin();
}

void loop() {
  int soil = analogRead(soilPin);
  int ldr = analogRead(ldrPin);
  float temp = dht.readTemperature();

  Serial.println("==== DATA ====");
  Serial.print("Soil: "); Serial.println(soil);
  Serial.print("Light: "); Serial.println(ldr);
  Serial.print("Temp: "); Serial.println(temp);

  if (soil > 600) {
    digitalWrite(pump, HIGH);
  } else {
    digitalWrite(pump, LOW);
  }

  if (temp > 30) {
    digitalWrite(fan, HIGH);
  } else {
    digitalWrite(fan, LOW);
  }

  if (ldr > 300) {
    digitalWrite(lamp, HIGH);
  } else {
    digitalWrite(lamp, LOW);
  }

  delay(2000);
}

Info Project

Tim: Tim SGH
Status: submitted
Dipublikasikan: 2026-04-22 11:44:38

Anggota Tim

Ardine Mahardika Bangun (member)
FRANS FELIX DAMANIK (member)
Muhammad Rifqi Naufaldy (member)
Raja Matthew Alfredo Silalahi (member)
Samto ulung sihombing (leader)